Surabaya (narasijatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) memperingati Hari Sungai Nasional Tahun 2026 dengan menggelar Apel Peringatan Hari Sungai Nasional yang dipusatkan di Bakorwil Pamekasan, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta tersebut dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih serta normalisasi Sungai Kloang yang melibatkan Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Pamekasan, serta perwakilan masyarakat dari kecamatan dan kelurahan setempat.
Usai apel, peserta bergerak menuju empat titik di Sungai Kloang, yakni Jembatan Diponegoro, Pasar Parteker, Jembatan Siphon, dan Jembatan Putri. Di lokasi tersebut dilakukan pembersihan sampah yang akan dilanjutkan dengan normalisasi (pengerukan sedimen) untuk memperlancar aliran Sungai Kloang.
Dalam pelaksanaannya, proses normalisasi didukung penggunaan alat berat (3 Excavator dan 2 dumptruck) agar pengerjaan pada Sungai Kloang yang mengalami pendangkalan dapat berlangsung lebih cepat dan optimal.
Pemusatan peringatan Hari Sungai Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Pamekasan menjadi bagian dari upaya menghadirkan peringatan yang selaras dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Sungai Kloang dipilih sebagai lokasi peringatan karena merupakan salah satu sungai yang kerap mengalami banjir akibat kondisi alurnya yang dangkal akibat sedimentasi.
Selain berada di kawasan pusat Kota Pamekasan, sungai ini dipilih agar peringatan Hari Sungai Nasional dapat menjadi momentum untuk menunjukkan pentingnya penanganan sungai secara berkelanjutan dalam mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan, khususnya di Pamekasan.
Sementara itu, Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Ir. I Nyoman Gunadi, S.T., M.T., menegaskan bahwa peringatan Hari Sungai Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian sungai.
“Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur akan terus berkomitmen dalam pengelolaan
sumber daya air secara berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur pengendali banjir, pemeliharaan sungai secara rutin, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Namun, upaya ini tidak akan optimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Melalui peringatan Hari Sungai Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema “Sungai Lestari, Air Terjaga, Jawa Timur Sejahtera”, Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus berlanjut dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Timur. (Red)

Leave a Reply