,

Runtuhnya Mushola Ponpes Al-Khoziny, MAKI: Di mana Empati Anggota DPRD Jatim?

Redaksi Avatar

​Surabaya (narasijatim.com) – Jawa Timur kembali berduka menyusul musibah runtuhnya konstruksi bangunan Masjid dan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Kejadian ini menyebabkan puluhan korban luka-luka dan sementara dilaporkan sudah empat santri meninggal dunia.

​Pasca musibah, perhatian dan dukungan awal segera mengalir dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Khofifah Indar Parawansa dilaporkan mempercepat kepulangannya dari Misi Dagang di Sumatera Selatan, sementara Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak serta Sekdaprov Jatim Adhy Karyono telah mendatangi lokasi.

​Proses evakuasi dan penyelamatan korban di reruntuhan puing-puing bangunan menunjukkan gerak cepat dan kolaborasi yang solid. Tim gabungan yang terlibat meliputi BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Sidoarjo, Basarnas, BNPB, Kementerian Sosial, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, serta jajaran TNI dan Kepolisian.

​Di tengah upaya evakuasi, Koordinator Wilayah Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Provinsi Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan kritik keras terkait ketidakhadiran anggota DPRD Jatim, terutama dari Daerah Pemilihan Sidoarjo.

​Menurut Heru, pemandangan ini ‘sangat aneh’ dan menunjukkan rendahnya ‘sense of crisis’ para wakil rakyat yang telah dipilih oleh masyarakat.

​”Ini namanya Mbahnya Kebacut. Mereka yang dipilih masyarakat untuk mewakili representasi masyarakat, malah tidak punya kepekaan dan kepedulian terhadap musibah dan bencana yang terjadi. Sangat kebangetan sekali dan benar-benar terjadi di DPRD Jawa Timur,” ungkap Heru.

​Atas dasar rendahnya kepekaan ini, MAKI Jatim memberikan ‘catatan merah’ dan bahkan menggagas petisi bertagar #bubarkandewanjatim sebagai gambaran tanggapan masyarakat terhadap kinerja anggota dewan.

​Heru menegaskan kesiapannya untuk memimpin aksi besar jika petisi tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat. “Kita lihat arah pergerakan dukungan dari petisi #bubarkandewanjatim ini. Saya, Heru MAKI, siap memimpin aksi besar untuk menyegel kantor DPRD Jatim, apabila masyarakat menghendaki, tidak ada yang tidak mungkin. Suara masyarakat adalah suara langit (Tuhan YME),” tegasnya. (Red)

admin Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
Tiktok
URL has been copied successfully!